Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Karet Bendungan Cibanten diduga di Pesan Dari China, produk Dalam Negri Diduga tak Berkualitas : Inspektorat Kementerian PU Diminta Segera Sidak kelokasi Kegiatan

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19.06 WIB Last Updated 2026-10-25T12:06:54Z

 




 




Serang Banten -- sinarbanten.id ---

Projek Rehabilitasi Bendungan  Karet Cibanten yang saat ini sedang dalam pekerjaan menuai pertanyaan publik dengan adanya  kejanggalan dari kontrak seperti Hari Kerja, bahan dasar utama karet yang tidak memperhatikan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). 26 Oktober 2026


Hal tersebut diakui oleh Konsultan pengawas PT . Manggala Karya Bangun Sarana KSO CV Cipta SuramaduA@ Konsultan tanggal 7 Oktober 2026 saat Awak  Media  menyambangi lokasi Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten.


Menurut Konsultan Pengawas bahan utama Bendung Karet Cibanten dipesan dari negara China yang akan datang pada tanggal 3 Desember 2026.


Sedangkan beton untuk memasang angkur akan di mulai bulan depan, ucapnya pada awak media mengutarakan 


Saat di tanya terkait tidak adanya aktifitas yang kerja dan progres kerjaan, serta ada dan tidak ada deviasi Konsultan Pengawas menjawab, “bahwa untuk karyawan atau pekerja sadang di liburkan karena tidak ada kegiatan”, ujarnya. “Sedangkan untuk deviasi aman pak sampai sekarang progres baru diviasi 1% “sambungnya.


Saat di konfirmasi terkait isi Sandbag apalah tanah atau pasir, Konsultan Pengawas menjawab, bahwa Sandbag di isi dengan pasir”, tegasnya.


Dari pantauan media ini menduga pekerjaan tersebut tidak mungkin deviasi nya cuma 1%, karena pantauan di lapangan pekerjaan sudah berminggu


Minggu tidak ada kegiatan jadi, tidak mungkin progres nya naik sedangkan aitem apa yg di kerja kan tidak ada pekerjaan.


Media ini mencoba menghubungi Pejabat SNVT ATAB I BBWSC 3 melalui pesan singkat chat, namun lagi-lagi tidak di jawab. Dan sampai berita ini d turunkan.


Sementara itu terpisah Syamsul salah satu Pemerhati pembangunan yang turut serta mengawasi rehabilitasi Bendung Karet Cibanten mengatakan, ” Inspektorat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (Inspektorat Kementerian PU) harus segera sidak, dan Kita akan melaporkan ke Jakarta baik ke Kementerian PUPR dan Itjen Kementerian PU.


Pasalnya banyak kejanggalan dari perencanaan sampai pelaksanaan”, tegas nya.


Dalam papan informasi tercatat Rehabilitasi Bendung Karet Cibanteng, yang di kerjakan oleh SNVT Air Tanah dan Air Baku BBWSC 3 dengan penyedia jasa Kontraktor Pelaksana PT. Mitra Bahagia Utama dan Konsultan PT. Manggala Karya Bangun Sarana KSO CV. Cipta Suramadu Konsultan.


Dengan Nomor kontrak HK.02/KONS-Cibanten/BBWSC 3.3.11.2/202 Tanggal Kontrak 25 Juni 2026 dan Nilai Kontrak Rp 23.998.628.004 dengan waktu kerjaan 180 hari kalender .


Papan informasi tersebut sudah jelas tertuang dalam RAB dan harga juga. Lantas sekarang ini karyawan atau pekerja sedang off atau libur.


Lalu anggaran karyawan yang sedang libur kemana larinya, apa di masukan ke hari kerja, dugaan kami Proyek tersebut "korupsi" di hari kerja, " tegasnya.


” Dalam papan informasi waktu pelaksanaan mencapai 180 hari kalender ini berarti 6 bulan. Bila mana di mulai dari tanggal 25 juni ini berakhir kerjaan tanggal 25 Desember 2026. Ini jelas terlihat adanya dugaan permainan HOK, karena pekerjaan sudah libur saat ini”, ucapnya.


Kita akan ke Jakarta dalam waktu dekat ini, agar DItjen dan pihak Kementerian PUPR untuk sidak ke lokasi kegiatan, "pungkasnya singkat.

Red SB//.*