foto : Ijazah dan berkas lamaran kerja yang dibawa dan di ajukan ke PT. FIF cabang Balaraja oleh IA alias BU.
Kab. Tangerang, Sinarbanten.id --
Diduga adanya kerja sama dengan pimpinan Cabang PT. FIF cabang Balaraja, Oknum IA alias BU saat melamar pekerjaan menggunakan ijazah milik saudara nya. Selasa, 20 Oktober 2026.
Kegaduhan di lingkungan PT. FIF karena IA alias BU pernah bekerja di PT. FIF setelah beberapa tahun di pecat atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh pihak perusahaan PT. FIF cabang Balaraja, namun kini IA sudah bekerja lagi di PT. FIF cabang Balaraja. diduga memakai ijazah milik saudara kandungnya.
IA saat melamar pekerjaan di PT. FIF kembali IA alias BU menggunakan ijazah milik saudara nya, hal tersebut sudah diketahui oleh pihak pimpinan Cabang Balaraja.
" IA pernah menjadi karyawan PT. FIF beberapa bulan yang lalu informasinya IA kena audit oleh PT. FIF pusat, selang beberapa hari IA di pecat atau di PHK oleh pihak perusahaan PT. FIF. anehnya kini IA sudah bekerja lagi di PT. FIF cabang Balaraja. IA menggunakan ijazah milik saudaranya, Hal tersebut saat ini menjadi kegaduhan dan pertanyaan karyawan lain." Ujar AMK salah satu karyawan PT. FIF.
Lanjut AMK, " Ternyata ketika di lihat dari berkas lamaran kerja saat melamar kerja yang ke 2 di PT. FI, IA menggunakan ijazah dan berkas lamaran milik orang lain, usut demi usut ternyata ijazah yang digunakan milik saudara kandungnya." Kata AMK.
Masih dengan AMK, ' dugaan saya dan teman-teman ini ada " Kolusi " BM PR dan IA alias BU, pasalnya kami telah menginformasikan ke BM PR selaku kepala cabang PT. FIF cabang Balaraja jika saat melamar pekerjaan yang ke 2 kali nya, IA menggunakan ijazah dan berkas lamaran milik saudaranya, namun BM PR tidak merespon laporan kami seperti adanya pembiaran begitu saja, persoalan tersebut kini menjadi buah bibir di lingkungan PT. FIF cabang Balaraja, ada apa ini IA dengan kepala cabang PT. FIF Balaraja (BM PR)...?" Tanya karyawan PT. FIF.
Saat dikonfirmasi wartawan kepala cabang PT. FIF Balaraja BM PR melalui via aplikasi WhatsApps hingga berita ini disiarkan BM PR belum menjawab pertanyaan wartawan.
Red SB.id.
