Foto : Saat kerusuhan terjadi di pertandingan sepak bola Maung Cup III di lapangan Curug sari Desa Cemplang Jawilan
Kabupaten Serang, -- Laga pertandingan sepak bola 8 besar di turnamen sepak bola Maung Cup III tahun 2026 yang diselenggarakan dilapangan sepak bola Curug sari Desa Cemplang kecamatan Jawilan kabupaten Serang Banten berujung Rusuh. Jumat, 24 juli 2026.
Saksi mata warga Cikande saat itu sebagai penonton berada di lokasi kejadian kerusuhan menjelaskan jika memanasnya emosi para permain dan penonton Diduga gegara tidak puas dengan hasil keputusan seorang yang berada di tengah lapangan.
Tampak penonton lain nya menonton kerusuhan di tengah lapangan sepak bola Curug sari
" Kerusuhan berawal terlihat para pemain dan penonton Diduga tidak puas dengan keputusan hasil seorang wasit memberikan keputusan saat berada di tengah rumput hijau pertandingan sedang berlangsung, " ujarnya.
" Keputusan yang menurut mereka tidak adanya keadilan spontan ratusan penonton entah dari team kesebelasan mana turun masuk ke lapangan sepak bola, dan saling baku hantam, adu jotos pun tak terhindarkan. " Sambung saksi mata.
" Pokoknya mah udah mah bayar masuknya tapi cuma melihat pertunjukkan pertandingan sepak bola rusuh. Kami sebagai penonton sepak bola Maung Cup III saat ini sangat Kecewa. " Jutek keluh warga.
Kekecewaan juga terucap penonton lain nya yang juga sebagai saksi mata lsaat kerusuhan berlangsung, " saat itu pihak keamanan dan panitia terlihat kewalahan meredam dan melerai ratusan orang yang sedang rusuh adu jotos karena mereka semuanya sedang terpicu dengan emosinya." Ujarnya.
" Jika saya ditanya kecewa, ya .. jelas saya katakan nonton pertandingan sepak bola hari ini (24/07/26) di turnamen sepak bola Maung Cup III lapangan sepak bola Curug sari sangat kecewa, pemain dan pendukung kedua kesebelasan tidak bisa menahan emosi diri pokoknya saya katakan " Norak". Kesalnya.
Sampai berita ini ditulis pihak panitia pelaksana turnamen sepak bola Maung Cup III tahun 2026 blm dapat memberikan klarifikasi nya.
Rosada Batik selaku penanggung jawab keamanan turnamen sepak bola Maung Cup III saat dikonfirmasi wartawan melalui via aplikasi WhatsApps menjelaskan jika para pemain kedua belah pihak, penonton dan pendukung sudah saling memaafkan menurutnya insiden tadi sore dilapangan sepak bola Curug sari Cemplang hanyalah salah paham.
" Tidak perlu di besar-besaran insiden tadi sore dilapangan sepak bola Curug sari Desa Cemplang Jawilan tersebut, hal tersebut hanya lah salah paham saja." Jawab Rosada Batik.
" Pertandingan akan dilanjutkan esok seperti sedia kala, dan yang bersilih paham sudah saling memaafkan, insya Allah pertandingan-pertandingan berikutnya tidak ada lagi kejadian seperti tadi lagi, semua sudah menyepakati turnamen sepak bola Maung Cup III akan berjalan dengan tertib, lancar dan sukses. " Kata Rosada Batik.
Redaksi SB.id.

