Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pekerjaan Fase 2 Saluran Sekunder Kawasan Cijeruk BBWSC3 Diduga Kurang Berkualitas

Minggu, 01 November 2026 | 11.09 WIB Last Updated 2026-11-03T04:10:51Z





 

SERANG — Pekerjaan Fase 2 pemeliharaan saluran sekunder di kawasan Cijeruk, yang dilaksanakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau Ciujung Cidurian (C3), menuai kritikan dari warga. Kegiatan tertuang dalam surat nomor SA0205/B/Bbws3/2026 bertanggal 23 Juni 2026.

 

Muhimin, warga Desa Jeruk Tipis, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, menyoroti berbagai aspek mulai dari tenaga kerja, cara kerja, hingga kualitas fisik bangunan.

 

"Pekerjaan pelapis pasangan batu (lining existing) dengan volume sekitar 56 m³ sepanjang 140 meter, dikerjakan hanya oleh 5 orang. Jika begini, pekerjaan ini butuh waktu sangat lama hingga selesai," ujarnya, Sabtu (31/10/2026).

 

Berdasarkan dokumen teknis, saluran direncanakan memiliki lebar dasar 1,14 meter, lebar atas 2,64 meter, tinggi dinding 1,10 meter tinggi pondasi 0,30 meter dan derajat kemiringan, Setelah mencermati gambar struktur dan membandingkannya dengan pelaksanaan di lapangan, Muhimin menilai capaian kwualitas belum terpenuhi.

 

"Kalau mengacu pada gambar struktur dan dibandingkan dengan yang dikerjakan sekarang, jauh dari kata kwualitas " jelasnya.

 

Ia juga menilai pola kerja kurang efektif. Pembentukan badan saluran dan pembersihan sisa tanah serta endapan lumpur dikerjakan sepenuhnya secara manual. Belum lagi lokasi pekerjaan sering tergenang air, padahal pekerjaan pondasi sedang berlangsung.

 

Di lokasi kegiatan, saat dikonfirmasi mengenai batas waktu penyelesaian dan pola kerja, juru pengawas Saluran Sekunder Cijeruk mengaku belum mengetahui secara rinci, meskipun telah dibekali gambar pekerjaan.

 

Sementara itu, salah satu tenaga kerja di lokasi membenarkan jumlah pekerja dan panjang penanganan yang sedang berjalan.

 

"Saat ini yang bekerja memang 5 orang: 2 tukang dan 3 pembantu. Panjang yang akan dikerjakan 115 meter," ungkapnya

 

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak BBWS Cidanau Ciujung Cidurian terkait kritikan dan temuan warga tersebut. Warga berharap pihak terkait segera meninjau kembali agar pekerjaan selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang direncanakan.