Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meluncurkan buku cerita anak berjudul "Mangrove Penyelamat Pantai" karya Bunda PAUD Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang Senin, (4/5/2026).
Acara peluncuran ini menjadi momentum penting dalam penguatan literasi dan pendidikan karakter bagi anak usia dini di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan bahwa masa usia dini merupakan masa emas (golden age), di mana anak-anak memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap nilai-nilai, pengetahuan, dan kebiasaan. Oleh karena itu, pendidikan pada fase ini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak.
"Pada masa inilah nilai-nilai moral, budaya, dan kebiasaan positif sangat penting untuk kita tanamkan. Salah satunya melalui media buku cerita yang menarik dan sarat akan pesan moral yang baik," ungkap Bupati Maesyal.
Ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bunda PAUD atas dedikasi dan kontribusi nyatanya dalam menghadirkan karya literasi yang edukatif.
"Saya menyampaikan penghargaan kepada Bunda PAUD Kabupaten Tangerang atas inisiatif dan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini melalui karya yang inspiratif ini," ujarnya
Bupati Maesyal berharap buku tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pendidik, orang tua dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Tangerang. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.
"Mari kita bersinergi demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan. Selamat dan sukses kepada Bunda PAUD Kabupaten Tangerang. Semoga buku ini memberikan manfaat luas bagi kemajuan pendidikan anak bangsa," pungkasnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa peluncuran buku ini merupakan bentuk komitmennya dalam menghadirkan media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter anak sejak dini.
Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi sumber literasi dan sarana edukasi yang ringan namun bermakna bagi anak-anak. “Melalui cerita yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak dapat belajar mencintai dan menjaga lingkungan sejak dini, dimulai dari kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dia juga mengajak seluruh pihak, baik orang tua, pendidik, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD.
"Dengan kolaborasi dan sinergi bwrsama yang semakin kuat ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan peduli terhadap lingkungan," harapnya.
