CILEGON — Dugaan praktik “kencingan” solar bersubsidi di kawasan Cikuasa Atas, Kota Cilegon, disebut masih beroperasi hingga kini.
Aktivitas tersebut bahkan dikabarkan telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan dari aparat penegak hukum (APH).
Lapak yang berada di lokasi tertutup bangunan dan pagar seng itu membuat aktivitas di dalamnya tidak terlihat jelas dari jalan.
Namun, dari pantauan di sekitar lokasi, terlihat sejumlah drum dan kempu berukuran besar yang diduga digunakan sebagai tempat penampungan bahan bakar minyak (BBM).
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya memastikan aktivitas di lokasi tersebut masih berlangsung.
“Kata siapa tutup? Malam kemarin saya ke sana masih ada mobil solar biru putih terparkir. Ke sana saya dikasih uang Rp100 ribu,” kata warga tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, solar yang diduga berasal dari praktik “kencingan” kemudian diperjualbelikan kembali kepada pihak tertentu.
BBM tersebut diduga digunakan untuk kebutuhan industri maupun alat berat di wilayah Cilegon dan sekitarnya.
Istilah “kencingan” lazim digunakan untuk menyebut dugaan praktik pengeluaran sebagian BBM dari kendaraan pengangkut sebelum mencapai titik distribusi atau tujuan resmi.
Warga setempat juga mengaku kerap melihat kendaraan tangki BBM keluar-masuk kawasan lapak tersebut.
“Ya, sering lihat keluar masuk mobil tangki solar merek Pertamina dari lapak itu,” ujarnya.
APH dan instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan legalitas aktivitas di lokasi tersebut.
Aparat juga didesak menelusuri asal-usul BBM, perizinan kegiatan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat apabila ditemukan unsur pelanggaran.
Masyarakat berharap pemeriksaan dan penindakan dilakukan secara tegas serta transparan.
Terlebih, BBM bersubsidi merupakan komoditas yang penyalurannya mendapat pengawasan pemerintah agar tepat sasaran dan dinikmati masyarakat yang berhak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat maupun instansi berwenang terkait dugaan aktivitas penampungan dan penyalahgunaan solar bersubsidi di kawasan Cikuasa Atas tersebut.
