Sinarbanten.id
Pemerintah Kabupaten Lebak, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) setempat terus mempercepat pemulihan infrastruktur di sejumlah titik strategis yang terdampak cuaca ekstrem. Langkah ini dilakukan guna memastikan akses transportasi masyarakat kembali normal.
Upaya percepatan ini juga bertujuan menjamin keselamatan pengguna jalan, terutama di wilayah yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Pemkab menempatkan perbaikan infrastruktur sebagai prioritas utama.
Pelaksana tugas(Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriandi, mengungkapkan salah satu titik prioritas penanganan berada di ruas jalan Cibayawak-Sawarna, Kecamatan Bayah.
Menurutnya, tas jalan tersebut selama ini kerap mengalami banjir saat musim hujan. Kondisi ini mengganggu mobilitas masyarakat serta berpotensi membahayakan pengguna jalan. Ia menjelaskan, genangan air terjadi karena belum tersedianya saluran pembuangan yang memadai.
Akibatnya, air hujan meluap ke badan jalan dan membawa material sedimen."Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, kami telah membangun saluran drainase yang dilengkapi dengan saluran pembuangan serta crossing atau saluran melintang menggunakan konstruksi box culvert. Alhamdulillah, penanganan di ruas tersebut teratasi,"kata Dade Yan Apriandi, Selasa (014/04/2026).
Dengan selesainya pembangunan drainase tersebut, diharapkan potensi banjir di ruas Cibayawak-Sawarna dapat diminimalisir. Akses jalan pun kini sudah dapat dilalui dengan lebih aman. Selain penanganan banjir, PUPR Lebak juga menangani kerusakan akibat longsor di ruas jalan Rangkasbitung-Sajira, lokasi longsor tepatnya di Kampung Jambubol, Desa Muaradua, Kecamatan Cikulur.
Longsor itu dipicu tingginya intensitas hujan yang terjadi pada Mare lalu. Akibatnya, badan jalan mengalami kerusakan hingga kebagian bawah serta bahu jalan.
Sebagai langkah penanganan, PUPR melakukan pemasangan konstruksi bronjong untuk menahan pergerakan tanah. Upaya ini dilakukan guna mencegah terjadinya longsor susulan.
"Penanganan di lokasi tersebut juga sudah selesai dilaksanakan,"katanya.
Perbaikan masih berlangsung di jembatan Cibangbang yang berada di ruas jalan Gedong-Saketi, Kecamatan Sobang. Kerusakan terjadi pada bagian pelat lantai jembatan yang membutuhkan penanganan teknis.
Meski proses perbaikan masih berjalan, arus lalu lintas di lokasi tetap dibuka dengan sistem buka-tutup. Hal ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga.
"Insya Allah, Minggu depan pekerjaan rampung dan jembatan dalam di fungsikan kembali secara normal,"ucap Dade.
DPUPR Lebak memastikan seluruh proses pemulihan dilakukan secara bertahan dengan mengutamakan titik-titik vital. Pemerintah daerah berharap langkah ini mampu mendukung aktivitas masyarakat serta mempercepat pemulihan ekonomi diwilayah terdampak.
Ujang Giri, anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Nasdem mengatakan ruas jalan Cibayawak-Sawarna merupakan jalan yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat. Karena jika hujan turun sebentar saja, maka jalan akan tergenang oleh air. Ia bersyukur kini PUPR telah memperbaiki jalan tersebut.
"Jalan itu kerap dikeluhkan oleh masyarakat, namun kini sudah mendapatkan penanganan darurat PUPR,"kata Ujang Giri poltisi asal Kecamatan Bayah.(JMR)
