Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Di Duga Kabel Milik PT Telkom Menjuntai Ke bawah, Masyarakat Resah

Minggu, 01 Maret 2026 | 19.30 WIB Last Updated 2026-03-01T12:30:05Z

 



Diduga kabel milik Telkom mengendur dan menjuntai ke  warung milik warga, kabel tersebut mengakibatkan ketidaknyamanan warga sekitar lokasi.


Kabel yang menjuntai tersebut berada tepat di jalan raya Merak depan kantor PCM Gerem Merak Cilegon Banten. 



Berdasarkan pantauan media di lokasi dan keterangan warga, kabel yang turun hingga ke kebawah tersebut terjadi sudah cukup lama . Oleh sebab itu, warga berharap ada penanganan khusus yang dilakukan pihak terkait, sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat saat hendak melakukan aktivitas serta lalu lalang kendaraan lintas



Tak hanya itu, kabel yang kendur ini dinilai membahayakan dan sangat menganggu kenyamanan aktivitas masyarakat




"Dengan adanya kabel yang menjuntai ini kami hawatir nanti kami orang yang hanya dagang kecil-kecilan yang disalahkan ketika kabelnya hilang diambil orang, padahal kabel tersebut menjuntai ke ke warung kami dan terkadang ke jalan,takutnya kena mobil yang lewat, inikan jalan lintas, "bebernya.


Oleh sebab itu, warga berharap, agar pihak terkait segera melakukan pembenahan terhadap kabel tersebut, demi kenyamanan masyarakat saat aktivitas di lokasi tersebut.


“Kalau memang sudah tak terpakai, ya sebaiknya pihak terkait segera menertibkan, karena jika hal ini dibiarkan, maka dikhawatirkan menganggu ” tandasnya.


Hal senada juga dikatakan oleh warga Dede warga Gerem Merak yang terdampak kabel yang menjuntai tersebut, "itu kabel sampe atap warung saya kita sudah coba angkat tapi jatuh lagi, ki takut aja kalau terjadi apa-apa kita yang kena nanti, " Terang Dede pemilik warung di kawasan Gerem Merak Cilegon


Menurutnya, persoalan kabel kendur yang menjuntai hingga ke tatap warung dan tanah ini sudah lama dan sangat mengganggu kenyamanan kami 


“ Kami berharap pihak telkom Cilegon khususnya segera memperbaikinya, supaya tidak menganggu kenyamanan masyarakat,” paparnya.


Hingga berita ini tayang, pihak terkait belum dapat terkonfirmasi dan memberikan tanggapan.