Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Aparat Penegak Hukum Di Minta Menyelidiki Kasus Ambruknya Jembatan Cikulur.

Minggu, 04 Januari 2026 | 10.49 WIB Last Updated 2026-01-04T03:49:46Z

 


Kota Serang -Aparat penegak hukum diminta melakukan penyelidikan atas kejadian ambruknya sisi sayap jembatan cikulur kota Serang Banten. 

Sebab jembatan yang baru saja di bangun pada tahun 2024 senilai 800 juta tersebut di duga tidak sesuai  bestek. 


Ironis melihatnya, dengan nilai yang sangat pastastis besarnya namun kondisinya tidak sesuai dengan hasilnya. 


Salah satu pemerhati Pembangunan Kota Serang Supriyadi menegaskan dirinya berharap pihak APH dapat melakukan penyelidikan, "kita akan segera mengirim surat ke Kejati, dan melakukan audiensi membahas hal ini, karena ini suatu yang sangat memprihatinkan, karena akan memakan biaya lagi, siapa yang menanggung ya masyarakat, maka dari itu kita segera akan berdiskusi dengan data yang ada di kami, "ujar Supriyadi SH. Pada media. 


Di beritakan bahwa jembatan cikulur mengalami longsor pada bagian sayap jembatan atau Dinding Penahan Tanah Jembatan (TPT) sepanjang 12 meter. Sabtu, 3 Januari 2026.


Runtuhnya sayap jembatan Cikulur menuai kritik dari para aktivis, salah satunya aktivis "Putra Banten" yang mengunggah status di aplikasi WhatsApp tentang runtuhnya jembatan Cikulur yang dibangun oleh CV tersebut. Diduga runtuhnya jembatan Cikulur TPT disebabkan oleh penurunan spesifikasi, diduga material yang digunakan tidak sesuai dengan Anggaran Biaya Proyek (RAB), diduga adanya unsur suap antara kontraktor dan konsultan pengawas , serta diduga adanya unsur korupsi.


Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Bernadeta Maria Erna Elstiyani, saat di konfirmasi terkait laporan aktivis Banten atas dugaan korupsi Jembatan Cikulur, hingga berita ini di turunkan belum menjawab. (Suryadi)